Website : www.wisatakotalembang.com       Blog : wisata-kotalembang.blogspot.co.id       Kontak : Junias Digjaya - Ari Nugroho       Telepon : 08987161993

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Isyana Sarasvati Akan Tampil di Konser Musik Klasik

  Selain Isyana Sarasvati, pianis muda berbakat, Jonathan Kuo juga akan ikutan tampil

Liputan6.com, Jakarta - Isyana Sarasvati akan tampil dalam sebuah konser musik bertajuk "Vienna at the Turn of 19th Century". Acara tersebut akan digelar di Aula Simfonia, Jakarta, Sabtu (6/5/2017).
Bisa terlibat dalam konser musik klasik merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi pelantun "Tetap Dalam Jiwa" tersebut. Selain itu, konser tersebut juga menjadi ajang Isyana Sarasvati menunjukkan kemampuannya menyanyikan lagu klasik. Maklum, Isyana merupakan lulusan sarjana musik klasik di Royal Collage of Music, Inggris.

Pianis Jonathan Kuo dan Isyana Sarasvati berpose sebelum perform konser Vienna at the Turn of 19th Century, di Jakarta, Rabu (3/5). Konser yang digelar selama dua jam akan berlangsung di Aula Simfonia, Kemayoran Sabtu (6/05). (Liputan6.com)

"Saya memang pengin mengembangkan musik klasik di Indonesia. Apalagi kan saya memang kuliahnya jurusan musik. Makanya saya senang diajak main di sini. Apalagi yang menjadi konduktornya guru piano saya, Om Iswargia R Sudarno," kata Isyana Sarasvati, saat ditemui di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (3/5/2017).
Buat Isyana, butuh persiapan khusus untuk tampil dalam panggung musik klasik. Menyanyikan lagu klasik, kata Isyana, sangat menguras tenaga dan juga vokalnya.
"Nyanyi lagu klasik karya Mozart itu enggak seperti nyanyi lagu 'Tetap Dalam Jiwa', butuh persiapan. Buat pemanasannya butuh 15-20 menit. Kalau sudah merasa terbuka, baru nyanyi. Jadi butuh teknik dan butuh jam terbang buat nyanyi klasik," jelas Isyana Sarasvati. 


Nantinya, Isyana juga akan ditemani oleh pianis muda berbakat Jonathan Kuo, yang akan memainkan beberapa musik karya Mozart dan Beethoven. Untuk tampil maksimal, Jonathan selalu berlatih setiap hari jelang konser.
"Saya latihan sehari rata-rata lima sampai enam jam. Senang bisa tampil di konser ini bareng Isyana juga," kata Jonathan Kuo.
Share:

Mumi Kuno di Museum Yaman Juga Terdampak Perang


Sanaa, Aktual.com – Kelaparan dan penyakit menghantui yang hidup, namun bahkan yang mati pun tak terhindarkan dari petaka perang saudara Yaman, yang telah berlangsung dua tahun.
Mumi kuno perlahan rusak di museum utama, yang kekurangan listrik dan bahan kimia pengawet dari luar negeri, tanda bahwa perang tersebut tidak hanya merugikan negara itu pada saat ini dan masa depan tapi juga masa lalunya, yang kaya.
Puluhan mumi itu tersimpan melengkung dalam posisi janin atau terbungkus di keranjang, yang berasal dari peradaban pagan, yang hilang, sekitar 2,5 ribu tahun lalu, jauh sebelum kemunculan Islam.
Mumi itu terbaring dalam panel kaca di departemen arkeologi di universitas utama ibukota Sanaa, mungkin menghabiskan tidur abadi mereka tanpa sadar akan pesawat tempur lalu lalang menghujani tanah air mereka.
Persekutuan militer dipimpin Arab Saudi melakukan ribuan serangan udara dalam upaya menyingkirkan gerakan bersenjata Houthi di Yaman dari ibu kota perang tersebut, yang telah menewaskan setidak-tidaknya 10.000 orang dan menciptakan bencana kemanusiaan.
(Zaenal Arifin)
Share:

OJK Terima 11.000 Pengaduan Penipuan SMS

ilustrasi penipuan pakai hp 

Jakarta, Aktual.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerima 11 ribu pengaduan dari masyarakat terkait modus penipuan melalui pesan singkat atau SMS.
“Kami minta masyarakat yang menerima pesan singkat meresahkan itu untuk ‘capture screen’ (potret layar), kemudian laporkan kepada kami,” kata Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Kusumaningtuti S Soetiono di Bali, Rabu (4/5).
Menurut dia, OJK telah berkoordinasi dengan kelompok kerja di Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk memblokir nomor telepon seluler yang terindikasi menyebarkan pesan singkat dengan konten penipuan.
“Kami langsung melakukan koordinasi dengan kelompok kerja Kominfo dan langsung memblokir nomor itu selama lima hari untuk dianalisa,” imbuhnya.
Ia meminta masyarakat apabila menerima pesan singkat dari orang yang tidak dikenal dengan modus penipuan untuk mengadukan melalui surat elektronik di konsumen@ojk.go.id atau melalui nomor 1-500-655.
(Ismed Eka Kusuma)
Share:

Jelang Pilkada 2018, Semua Incumbent Harus Berkaca di Pilkada DKI

Logistik surat suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta telah siap didistribusikan ke kelurahan di Jakarta dan siap digunakan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta putaran kedua 19 April 2017. AKTUAL.
Munzir

Jakarta, Aktual.com – Pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta 2017 kemarin telah menumbangkan pasangan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok-Djarot Siaful Hidayat patut menjadi pelajaran berharga untuk petahanan yang akan ikut di Pilkada serentak di 2018 nanti.
“Jangan terlalu membanggakan kinerja, capaian dan prestasi yang hanya berbasis kebahagian data statistik dan angka semata,” kata Penagamat Politik dari Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago (Ipang) dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (4/5).
“Jangan mengecewakan rakyat dengan mengabaikan kehendak dan keinginan rakyat. Dan jangan bermain di zona maha sensitif yang memantik sentimen negatif, polemik dan memantik kebisingan.”
Dia mengingatkan bagaimana sosok Ahok yang secara kasat mata tidak akan kalah sebagai incumbent melawan penantangnya dengan tingkat kepuasan 75 persen. Untuk itulah, menjadi pelajaran penting bagi para petahana yang akan bertarung kembali di Pilkada.
“Petahana juga penting memastikan capaian kinerja, janji kampanye yang ditagih rakyat dan prestasinya diketahui dengan baik oleh masyarakat.”
Setidaknya, kata Ipang, ada dua variabel yang menyebabkan masyarakat tidak puas terhadap kinerja incumbent, pertama incumbent sudah bekerja keras luar biasa namun masyarakat tidak pernah mengetahui apa yang sudah dikerjakannya.
“Dan, kedua, miss persepsi atau sintemen negatif yang tidak dicounter jauh-jauh hari, alias dibiarkan isu tersebut bergerak bebas, sehingga masyarakat tidak puas. [Novrizal Sikumbang]
(Wisnu)
Share:

Tim Ekonomi Presiden Dinilai Harus Dievaluasi


Jakarta, Aktual.com – Tim ekonomi pemerintahan Joko Widodo dinilai perlu segera dievaluasi secara total. Jaringan aktivis Pro Demokrasi (ProDem) menyatakan kinerja Tim ekonomi yang terdiri dari Darmin Nasution, Sri Mulyani dan Rini Soemarmo dkk, sangat memalukan.
Sekjen ProDem, Satyo Purwanto menilai salah satu buruknya kinerja tim ekonomi pemerintahan membuat Presiden Jokowi mengeluarkan data yang sah dalam sebuah forum internasional di Hongkong.
“Kemampuan tim Ekonomi Presiden wajib dievaluasi dan sangat memalukan, sudah pasti apa yang disampaikan Presiden saat di Hongkong dipersiapkan dan disajikan oleh Tim ekonomi Presiden dibawah komando Darmin Nasution, Sri Mulyani, Rini Soemarno dll,” ungkap Satyo dalam siaran pers yang diterima Aktual, Rabu (3/5).
Selain itu, tim ekonomi pemerintahan juga dinilai tidak kompeten karena justru membuat kondisi ekonomi Indonesia semakin terpuruk.
“Mereka sangat tidak kompeten dan membawa Indonesia semakin dalam terjerembab dalam jeratan hutang luar negeri dan masyarakat selalu menjadi obyek penderita dengan kenaikan harga demi menutupi defisit pendapatan Negara,” jelas Satyo.
(Nebby)
Share:

Ordered List

Definition List

[Rekomendasi][txmag]

Pages